Selasa, 04 Juni 2013

Si imut al ma'tsurat

Ada yang udah tau Al-ma'tsurat?
Ok, aku jelasin, spesial buat kamu yang belum tahu niih..
Al-ma'tsurat itu buku kecil yang berisi dzikir-dzikir, do'a-do'a yang baik banget, beberapa juga mengutip dari  ayat-ayat qur'an. Ada beberapa macem siih al-ma'tsurat itu, ada yang sugro (kecil) ada juga yang kubro (besar). Maksudnya sugro itu adalah, do'a-do'a yang terdapat didalamnya adalah do'a yang cukup simpel dan mudah dihafal, namun tidak mengurangi kebermanfaatan maknanya looh. Sementara al-ma'tsurat kubro, do'a-do'anya cukup panjang, lebih mendetail, dan do'anya lebih banyak.
Nah, aku sendiri, kenal sama buku imut ini semenjak tiga tahun yang lalu di kampus. Jadi, waktu di kampus, aku rutin tiap minggu sekali hadir di acara menthoring. *apalagi tuh menthoring?? :P
Oke, aku jelasin dikit. Menthoring itu adalah salah satu kegiatan di kampusku, dimana didalamnya itu diisi dengan acara sharing ilmu, tanya jawab seputar islam, dan juga bisa dijadikan ajang untuk memperbaiki kualitas ibadah bagi seorang muslim. Dan menthoring ini diadakan setiap seminggu sekali, dengan sang menthor nya adalah kakak alumni dari kampusku. Dari sinilah aku kenal dengan al ma'tsurat yang jadi benda kesayanganku. Asli, lope dah sama ni buku imut!

Saat itu, aku melihat beberapa teman memegang buku imut itu. Ada yang cuma dipegang saja, ada juga yang dibaca. Aku penasaran kaan?? gak pakai ba-bi-bu, langsung saja ku tanya seorang teman yang lagi serius berkomat-kamit ria. Karna saking seriusnya, dia hanya mengangkat buku kecil itu dan membiarkanku membaca sendiri judul yang ada di cover nya. Sontak saja bibirku langsung membulat dan berucap kata "ooooh"...

Do'a ku untuk nya di hari ini.


Menyukai seseorang itu manusiawi kan?
Bila tidak boleh diungkapkan, maka biarlah ku panjatkan do'a yang terbaik bagimu.
Tenang saja, aku tidak berharap kamu juga memanjatkan do'a untukku.
Karna Dia Maha Mengatahui segalanya.

Baiklah, kumulai do'a ku.
Untukmu,
Semoga kamu, dalam keadaan baik-baik saja. Sehat rohani dan jasmani. Semakin baik hari ini daripada hari sebelumnya. Saat kamu mengharapkan sesuatu yang terbaik bagimu, semoga diijabah olehNya. Saat kamu membutuhkan pertolongan, semoga pertolonganNya datang kepadamu secepat kilat.

Bila kamu merencanakan sesuatu, pastikan rencanamu tersebut diniatkan karenaNya.
Pastikan rencanamu telah kamu atur dengan rapi, sehingga penyesalanmu tak begitu besar hanya karena kamu melewatkan hal kecil dari rencana yang sudah kamu atur serapi mungkin.

Namun bila rencanamu tidak terijabah olehNya, maka ku harap, kecewamu tak berlarut-larut, tetaplah bersabar, dan tidak ada kata-kata kasar yang keluar darimu ya. Selalu menjalankan perintahNya, dan semakin dekatkan diri kepadaNya.

Sesibuk apapun kamu, tetaplah ingat kepada keluargamu, terutama ibumu.
Jenguk beliau, dan mohonlah restu, agar hidupmu semakin baik.
Berikanlah apa yang beliau inginkan, selama kamu mampu untuk memenuhinya.
Karna surga itu ada di telapak kaki ibu.
Karna ridhoNya adalah ridho ibumu, yang berarti adalah..
Alloh tidak akan ridho selama ibumu tidak ridho, tapi sebaliknya, bila ibumu ridho, semoga Alloh selalu memberikan yang terbaik untukmu.
Bahkan, Rosul lebih menyarankan kepada sahabat, yang pada masanya itu ingin berjihad
Agar sahabatnya tersebut lebih memilih untuk mendedikasikan dirinya untuk ibunya.

Bila kamu dalam keadaan susah, terpuruk, terhimpit, futur, lemah, maka
semoga yang pertama kamu dekatkan adalah Alloh.
Bukan yang lain, bukan kepada teman, apalagi kepada wanita.

Bila pun kamu menyukai seorang wanita.
Semoga wanita tersebut adalah yang terbaik untukmu dan keluargamu.
Aku selalu rela meskipun kamu sama sekali tidak mengingatku.
Karena ku punyai Alloh.
Jodoh hanya Alloh yang tahu.
Dia mengetahui mana yang terbaik untukku, juga untukmu.

Memang, sudah ku beritahu pada awal tulisan ini
bahwa aku menyukaimu.
Tapi apalah aku, banyak yang harus ku perbaiki.
Ku jadikan rasa suka itu menjadi motivasi untukku.
Untuk lebih baik.
Untuk memantaskan diri.

Semoga kamu juga mendapatkan sumber motivasi yang baik.
Sehingga yang kamu lakukan pun bernilai pahala di mataNya.
Semoga kamu diberikan kekuatan untuk selalu istiqomah dalam kebaikan.
Semoga kamu diberikan kemampuan untuk bijaksana dalam menolak,
menolak keburukan yang menjadikan masa depanmu menjadi tidak baik
meskipun kamu berada di lingkungan yang jauh dari kata baik di mataNya
Tetaplah kuatkan bentengmu, agar terjaga dirimu selalu.

Terakhir, semoga kamu selalu diberikan keselamatan.
Semoga kamu selalu bahagia dunia dan akhirat.
Semoga kamu dimaafkan segala kesalahanmu baik yang kecil maupun yang besar.

Kudedikasikan ini untuk seseorang. ^_^




Senin, 03 Juni 2013

Sepotong Skenario untuk Tirza

Masing-masing manusia adalah spesial, tidak ada yang tidak spesial. No matter, baik dia adalah seorang presiden, guru, dokter, sopir, tukang ojek, tukang becak, penjual, pengusaha, preman sekalipun, semuanya mempunyai kisah hidup yang spesial. Dikemas dengan baik olehNya untuk masing-masing hambaNya.
Seberapapun kerasnya hidup ini, apapun skenarioNya, mau tidak mau, suka tidak suka, bahagia tidak bahagia, kita yang mempunyai jabatan sebagai seorang makhluk dihadapanNya, haruslah melewati skenario tersebut. Teringat akan ceramah seorang ustad, yang isinya kurang lebih seperti ini.

"Pada akhirnya nanti, Dia tidak akan menanyakan seberapa banyak harta kita, seberapa banyak teman kita, seberapa banyak relasi kita, rumah, mobil, usaha, bahkan tidak akan bertanya seberapa miskinkah hidup kita. Melainkan, Dia menanyakan bagaimana cara kita menerima dan menjalankan semua yang Dia berikan. Apakah dijalan yang baik dan benar atau malah sebaiknya."

Baiklah, disini aku tidak akan membahas bagaimana caranya untuk menjalankan hidup dengan baik dan benar. Aku disini ingin bercerita sepotong kisah hidup seseorang. Sebut saja dia Tirza.

It is The Best Drama from You


24 Mei 2013

Betapa rencana Alloh tidak dapat kita prediksi
Betapa rencanaNya sangat jauh dari jangkauan kita
Jauh dari dugaan kita 
Seberapapun besar kesempatan 
Seberapapun dekat kesempatan
Sehasta, dua hasta
Atau sedekat jarak telunjuk dengan jari tengah
Bahkan sedekat jarak bulu mata satu sama lain
Dapat terbayang kah?
Yah.. Meskipun kesempatan baik
Lebih dekat dari jarak bulu mata satu sama lain
Bila Alloh tidak berkehendak 
Kesempatan itu bukan milik kita
Bukan
Tidak boleh menjadi milik kita

Maka, saat itu pula
Alloh dapat mengambilnya
Alloh dapat menjauhkannya
Alloh dapat menghilangkannya
Alloh dapat merampasnya
Alloh dapat melemparnya jauh dari kita
Alloh dapat membuangnya jauh 
Alloh dapat memusnahkannya
Maka benar-benar pada hari itu
Sadarku akan betapa kekuasaan Alloh
Sangat terasa olehku
Betapa kecilnya diri ini dihadapanNya
Siapalah aku dihadapanNya
Siapalah aku
Manusia hina
Manusia yang penuh dosa
Manusia berlumur dosa
Jauh dari kata baik
Jauh dari kata sempurna
Jauh dari kata teladan

Tak peduli sedang berlaku buruk atau baik
Alloh tak pernah tidur
Alloh tau yang terbaik
Bila kesempatan itu bukan untuk kita
Hilang dan musnahlah ia..

Jumat, 31 Mei 2013

Ketika Musibah Datang, just say "Thanks God"

Salam terhangat dariku teman-teman blogger. Waw..padahal postingan pertama, tapi yang dibahas malah musibah. hehe.. Tapi tenaaang, ini cerita gak akan bikin bete, suntuk, madesu alias masa depan suram kok! (mudah-mudahan itu juga..). Simak baik-baik, baca baik-baik aja deh pokoknya. Let's read it guys! enjoy it! Senyum dulu napa sebelum baca??? :)

Yaah, namanya juga hidup, kadang dibawah, kadang diatas, roda selalu berputar kawan, tidak akan berhenti di satu titik. Baik itu titik teratas, maupun titik nol! atau titik terbawah. Siapakah yang memutarnya? Dialah Alloh, sang Maha Berkehendak. Kita sebagai makhluk ciptaannya, hanya mampu berencana, berusaha, dan bertawakal atas hasilnya kemudian. Ada beberapa tipe orang ketika dihadapkan suatu musibah.Ini versiku yaa..
1. Menerimanya, kemudian bersyukur mengambil hikmahnya.
2. Menerimanya, namun selalu menggerutu.
3. Tidak mau menerima, menggerutu, bahkan menyalahkan orang lain atas kejadian yang menimpanya.

Untuk tipe yang pertama.

Kalian tahu kawan, kisah Rosul, Muhammad s.a.w, nabi akhir jaman yang mempunyai hati yang lapang ketika beliau ditimpa musibah. Sesulit apapun itu, Rosul selalu menerimanya, beliau selalu menemukan hikmah disetiap peristiwa yang dilaluinya. Banyak umatnya yang mendzholiminya bukan? tapi siapakah yang Rosul ingat menjelang hari terakhirnya didunia? Ummati, Ummati..yang berarti Umatku, Umatku. Subhanalloh..

Mungkin jika itu saja yang ku beritahu, hati kalian belum merasakan betapa perjuangannya amat sangat berarti untuk kita bukan? Baiklah, akan kuceritakan salah satu dari banyaknya musibah/ ujian yang dihadapi Rosul.

Rosul pernah dilempari, maaf, kotoran manusia, di kencingi nya oleh musuh-musuhnya ketika hendak menjalankan perintah Alloh. Sekarang, dari hal itu saja, bandingkan dengan kondisi kalian yang sekarang. Pernahkah kalian menghadapi kejadian yang sama seperti Rosul? 
misalnya, di kencingi ketika sholat, dilempari kotoran ketika duduk tenang mendengarkan ceramah di majlis-majlis, dicaci maki ketika berdzikir, puasa, zakat. Pernahkah? Ketika berdzikir di angkot misalnya, kalian tiba-tiba di cacimaki dengan kata-kata binatang. Pernahkah? Lalu apa tindakan kalian? Aku sendiri, mungkin aku akan menangis, mengadu kepada orang tua, mengadu kepada teman terdekat apa yang telah terjadi ketika itu.
Kembali kepada cerita Rosul, ketika beliau mendapati kotoran berada dibadannya, kemudian sang buah hatinya, Fatimah menangis melihat keadaan tersebut. Apa yang Rosul katakan? Rosul mengatakan bahwa Mereka tidak akan melakukan hal tersebut melainkan hanya karena ketidak tahuan mereka. 
Simak baik-baik perkataannya kawan, apakah belum cukup beliau dikatakan sebagai manusia yang mulia? Keren bukan? seseorang yang sudah terdzholimi seperti itu, masih bisa bersabar dan berkata seperti itu.